Selasa, 20 Februari 2018

SISTEM PENILAIAN PROSESPEMBELAJARAN SAINS

SISTEM PENILAIAN PADA PROSES 
PEMBELAJARAN SAINS

PENGERTIAN PENILAIAN
  Penilaian merupakan suatu rangkaian kegiatan untuk memperoleh menganalisis dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan (Trianto, 2010). dan pengertian penilaian menurut peraturan MENDIKNAS Nomor 20 Tahun 2007, penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian Hasil belajar peserta didik.
  Penilaian Hasil belajar peserta didik dilaksanakan berdasarkan standar penilaian pendidikan yang berlaku secara rasional. standar penilaian pendidikan adalah Standar Nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanism, Prosedur dan Instrumen penilaian hasil belajar peseta didik, penilaian dapat berupa ulangan dan atau ujian. dalam dunia pendidikan, khususnya dunia persekolahan.

Aspek Penilaian 
Didalam Sistem Penilaian pada Proses pembelajaran Sains ada 3 Aspek Penilaian yaitu yang harus dipenuhi :
1. Penilaian Pengetahuan, Pemahaman dan Penerapan Konsep 
    Penilaian ini bertujuan untuk melihat penguasaan peserta didik terhadap fakta, konsep, Prinsip dan Hukum-hukum didalam SAINS dan Penerapannya dalam kehidupan. Peserta didik diharapkan dapat menggunakan usaha pemahamanya tersebut untuk membuat keputusan, berpartisipasi dimasyarakat dan menanggapi isu-isu Lokal dan global 
2. Penilaian Ketrampilan Proses 
   Penilaian Tidak hanya dilakukan terhadap produk, tetapi juga proses.Penilaian proses SAINS ini dilakukan terhadap ketrampilan Proses SAINS, Meliputi ketrampilan dasar IPA dan Kterampilan terpadu tingkat awal.
3. Penilaian Sikap
  Penilaian sikap Ilmiah meliputi sikap obyektif, terbuka, tidak menerima begitu saja sesuatu sebagai kebenaran, ingin tahu, ulet, tekun dan pantang menyerah. Selain itu, kemampuan bekerja sam, bertukar pendapat, mempertahankan pen-dapat, menerima saran, dan kemampuan sosial lainnya dapat dilakukan dalam pembelajaran sains.

Pelaksaanaan Penilaian Ketrampilan Proses Sains
   Di dalam melaksanakan Penilaian ketrampilan Proses Sains terdapat beberapa bentuk perlakuan yang dapat dilakukan,diantaranya :
1.     Pretes dan Postes
2.     Diagnostik
3.     Penempatan Kelas
4.     Pemilihan kompetensi siswa
5.     Bimbingan karir
    Penilaian keterampilan proses sains dilakukan dengan menggunakan instrumen yang disesuaikan dengan materi  dan tingkat perkembangan siswa atau tingkatan kelas (Rezba, 1999). Oleh karena itu, penyusunan instrumen penilaian harus direncanakan secara cermat sebelum digunakan. 
   Kegiatan penilaian hasil belajar sains dilakukan untuk menafsirkan hasil pengukuran dan menentukan pencapaian hasil belajar sains berdasarkan kriteria tertentu. Umumnya digunakan kategorisasi seperti baik-buruk, benar-salah, sangat setuju-sangat tidak setuju, dan sebagainya.
   Pendekatan dalam penilaian pembelajaran biasanya terdiri atas: Penilaian Acuan Norma (Norm-Referenced-PAN) dan Penilaian Acuan Patokan (Criterion-Referenced-PAP). PAN adalah penilaian yang membandingkan hasil pengukuran yang diperoleh orang lain dalam kelompoknya. Sedangkan PAP adalah penilaian berdasarkan patokan atau kriteria tertentu yang sudah ditentukan terlebih dahulu. Adapun rangkuman ciri-ciri perbandingan kedua-duanya adalah sebagai berikut:

PAP
PAN
KEGUNAAN
Ketuntasan Belajar
Pengujian hasil belajar
PENEKANAN UTAMA
Menjelaskan kemampuan menyelesaikan Tugas
Mengukur perbedaan Individu
INTERPRETASI HASIL
Membandingkan kemampuan dengan kriteria penilaian
Membandingkan antara Prestasi peserta didik
KELUASAAN ISI
Terfokus pada Tugas Terbatas
Mencakup isi yang luas
PERENCANAAN TES
Rincian kemampuan yang di ukur
Kisi-kisi tes sangat dibutuhkan
PROSEDUR PEMILIHAN BUTIR
Mengikutkan semua butir yang diperlukan, tidak ada pergantian tingkat kesulitan Butir atau membuang butir yang mudah
Seleksi butir dengan daya beda tinggi memperoleh variasi skor yang besar (heterogen) butir mudah dihilangkan
STANDAR HASIL
Penggunaan standar mutlak  (menguasai 75 % istilah teknis)
Penggunaan standar Norma (rangking 5-40 siswa)
 
    
   Berdasarkan uraian di atas Penulis ingin mengajukan pertanyaan  untuk pembaca yaitu :
 1. Didalam Penilaian keterampilan proses sains dilakukan dengan menggunakan instrumen yang disesuaikan dengan materi  dan tingkat perkembangan siswa atau tingkatan kelas, yang ingin saya tanyakan bagaimana menyesuaikan instrumen yang bisa disesuaikan dengan materi dan tingkat perkembangan siswa ?

2. Seberapa penting sistem didalam penilaian pembelajaran Sains dan patokan seperti apa yang menjadi penilaian didalam Penilaian pembelajaran sains ?

14 komentar:

  1. Baiklah. Terimah kasih atas ulsanya. Mnurut saya. Sistem penilaian itu sangatlah penting, karena suatu pembelajran perlu diukur tingkt kberhasilannya, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Patokan yg menjadi penilaian penilaian dlam pembelajaran sains adalh penilaian sikap, penilaian proses dan penilaian pengetahuan.

    BalasHapus
  2. Menanggapi soal no 2.


    Yang menjadi patokan dalam penilaian pembelajaran sain meliputi :
    1. Penilaian Pengetahuan, pemahaman dan penerapan konsep IPA
    2. Penilaian Keterampilan dan Proses
    3. Penilaian karakter dan sikap (sikap ilmiah)

    BalasHapus
  3. Terimakasih artikelnya pak.. Sangat menarik.
    Sayapun menjadi tertarik untuk berdiskusi mengenai pertanyaan pertama. Instrumen penilaian biasanya kita sesuaikan dengan materi pembelajaran yg biasanya ada didalam rpp. Nah cara mentesuaikan instrumen penilaian, sesuaikan dahulu dengen kegiatan belajar kita, lalu lihat kita mau mengambil nilai dengan cara apa, apakah proyek, praktek, tes, atau wawancara.. Nah selanjutnya kita bisa menyesuaikan berdasarkan tes tersebut.

    BalasHapus
  4. Saya akan menanggapi pertanyaan no.2
    Menurut saya penilaian itu penting karena melalui penilaian guru dapat mengetahui kemampuan siswa dan kelemahannya dimana, mengetahui perkembangan pengetahuan siswa. kemudian patokan dalam penilaian pembelajaran yaitu penilaian pengetahuan, penilaian keterampilan dan penilaian karakter.

    BalasHapus
  5. Assalamualaikum wr wb
    Saya menanggapi pertanyaan no 2.
    Menurut saya sistem penilaian pembelajaran sains itu penting. Karena dengan adanya sistem penilaian guru dapat mengetahui tercapai tidaknya tujuan pembelajaran, dapat memantau kemajuan siswa seberapa jauh pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan, & sebagai umpan balik bagi perbaikan proses belajar-mengajar oleh guru. Patokan dalam penilaian yaitu penilaian pengetahuan, penilaian keterampilan dan penilaian keterampilan.

    BalasHapus
  6. terima kasih. menjawab nmor 1
    untuk menyusun dan menyusuaikan seorang guru tidak boleh terlepas dari pencapaian kompetensi dasar (KD) pada Kompetensi Inti (KI), yaitu KI-1, KI-2, KI-3, dan KI-4.

    BalasHapus
  7. mencoba untuk berdiskusi pada pertanyaan 1. Penilaian keterampilan proses sains dilakukan dengan menggunakan instrumen yang disesuaikan dengan materi dan tingkat perkembangan siswa atau tingkatan kelas, untuk menyesuaikan guru dapat mengawali dengan model pembelajaran berbasis masalah. dan dilanjutkan dengan pengayaan menggunakan discovery, projek untuk memnambah wawasan siswa.

    Salam
    Agung Laksono

    BalasHapus
  8. Saya akan menanggapi pertanyaan sdr.Putra yg no.2 yaitu :
    Seberapa penting sistem didalam penilaian pembelajaran Sains dan patokan seperti apa yang menjadi penilaian didalam Penilaian pembelajaran sains ?
    -tentunya penilaian sangat penting dilakukan dalam pembelajaran sains.karena dengan adanya penilaian,seorang guru bisa melihat ketercapaian siswa dalam beberapa aspek. Adapun saat ini penilaian dilihat dari 3 aspek yaitu kognitif/pengetahuan,sikap dan keterampilan siswa. Penilaian pun harus disusun berdasarkan standar Nasional dan internasional, jika di pendidikan Indonesia saat ini harus sesuai dengan Permendiknas no.3 tahun 2017.

    BalasHapus
  9. Assalamualaikum, saya akan menanggapi soal yang pertama. Menurut saya penilaian dalam pembelajaran sangatlah penting, karena melalui penilaian itulah seorang guru dapat melihat perkembanagan siswa dalam menerima materi yang diberikan. Yang menjadi patokan dalam penilaian pembelajaran sains meliputi :
    1. Penilaian Pengetahuan, pemahaman dan penerapan konsep IPA
    2. Penilaian Keterampilan dan Proses
    3. Penilaian karakter dan sikap (sikap ilmiah)

    BalasHapus
  10. Seberapa penting sistem didalam penilaian pembelajaran Sains dan patokan seperti apa yang menjadi penilaian didalam Penilaian pembelajaran sains ?
    menurut saya penting adanya penilaian sain dalam pembelajaranya.. adpun patoakanya adalah :
    1. Knowledge Outcomes, merupakan penguasaan siswa terhadap substansi pengetahuan suatu mata pelajaran.
    2. Reasoning Outcomes, yang menunjukkan kemampuan siswa dalam menggunakan pengetahuannya dalam melakukan nalar (reason) dan memecahkan suatu masalah.
    3. Skill Outcomes, kemampuan untuk menunjukkan prestasi tertentu yang berhubungan dengan keterampilan yang didasrkan pada penguasaaan pengetahuan.
    4. Product Outcomes, kemampuan untuk membuat suatu produk tertentu yang didasarkan pada penguasaan pengetahuan.
    5. Affective Outcomes, pencapaian sikap tertentu sebagai akibat mempelajari dan mengaplikasiikan pengetahuan.

    BalasHapus
  11. Assalamualaikum
    saya akan mencoba menjawan pertanyaan no 2. Sisten penilaian sangat penting dalam setiap pembelajaran tidak hanya sains. Ruang lingkup pembelajran sains adalah:
    1. Penilaian Kompetensi sikap
    2. Penilaian kompetensi pengetahuan
    3. Penilaian kompetensi keterampilan

    BalasHapus
  12. menanggapi pertanyaan nomor 1 pak putra
    untuk menyocokkan dengan materi adalah guru melihat kesesuain intrumen dngan kompetensi dasar (KD) pada Kompetensi Inti (KI), yaitu KI-1, KI-2, KI-3, dan KI-4. dan biasanya tercantum didalam RPP
    sedangkan menyesuaikan dengan perkembangan siswa adalah contohnya pada siswa SD butir instrumen yang digunakan pilihan ganda berjumlah 20 soal dengan pilihan jawaban A-D, kemudian pada siswa SMA dapat berjumlah 50 dgn pilahan jwban A-E. hal ini dimaksudkan pada siswa SD jika butir soalnya terlalu bnyak maka siswa akan bosan dan mengisi soal dengan seadanya, dan menjadikan tes terserbut menjadi tidak efektif, salam

    BalasHapus
  13. Saya akan mencoba mnjwb pertanyaan pertama. Instrumen penilaian biasanya disesuaikan dengan materi pembelajaran yg ada didalam rpp. cara menyesuikan instrumen penilaian, sesuaikan dahulu kegiatan belajar kita, lalu lihat kita mau mengambil nilai dengan cara apa,misalnya proyek atau praktek,selanjutnya kita bisa menyesuaikan berdasarkan tes tersebut.terimakasih

    BalasHapus
  14. agaimana menyesuaikan instrumen yang bisa disesuaikan dengan materi dan tingkat perkembangan siswa ? Penggunaan berbagai teknik dan alat itu harus disesuaikan dengan tujuan penilaian, waktu yang tersedia, sifat tugas yang dilakukan siswa dan banyaknya/jumlah materi pelajaran yang sudah disampaikan.

    BalasHapus

Efektivitas Model Pembelajaran Quantum dalam pembelajaran Sains

Efektivitas Model Pembelajaran Quantum  dalam Pembelajaran Sains     Pembelajaran Quantum merupakan istilah yang merupakan terjemah...