Kamis, 01 Februari 2018

Model Pembelajaran Kontekstual dan Model Pembelajaran Kolaboratif

Model Pembelajaran Kontekstual dan Model Pembelajaran Kolaboratif


    Dalam menyampaikan Pembelajaran, guru mempunyai peranan dan tugas sebagai sumber materi yang tidak pernah kering dalam mengelola proses pembelajaran. keaktifan peserta didik harus selalu diciptakan dan berjalan terus dengan menggunakan metode dan strategi pembelajaran yang tepat, dengan demikian guru hendaknya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
       Modal dasar guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang PAKEM adalah dengan menggunakan Model-model Pembelajaran. Model pembelajaran adalah seperangkat lengkap Komponen strategi, yang merupakan Metode Lengkap dengan semua bagiannya yang dijelaskan secara rinci dan bisa juga diartikan Model Pembelajaran adalah seperangkat lengkap komponen strategi yang dapat memberikan hasil yang lebih baik dibawah kondisi tertentu. 
      Model Pembelajaran Memiliki lima Unsur dasar, yang dimana Lima Unsur dasar yaitu  (1) Syntax, yaitu langkah-langkah operasional pembelajaran, (2) Social System, adalah suasana dan norma yang berlaku dalam pembelajaran, 3) principle of reaction, meng-gambarkan bagaimana seharusnya guru memandang, memperlakukan dan merespon siswa, (4) Support System, segala sarana, bahan, alat, atau lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran, dan (5) Instructional dan nurturant effects, hasil belajar yang diperoleh langsung berdasarkan tujuan yang ditetapkan ( Instructional effects) dan hasil belajar diluar yang ditetapkan (Nurturant effects).
      Dan berdasarkan Model Pembelajaran tersebut akan dibahas mengenai dua Model Pembelajaran yang erat kaitannya dengan Dunia Pendidikan yang dimana Dua Model Pembelajaran tersebut yaitu :
1. Model Pembelajaran Kontekstual dan 
2. Model Pembelajaran Kolaboratif
     Disini saya akan membahas Dua Model tersebut dan kata-kata diatas merupakan langkah awal guna memahami apa itu Model Pembelajaran guna menghubungkannya dan mengaitkannya dengan Model Pembelajaran Kontekstual ? dan Apa Itu Model Pem-belajaran Kolaboratif ? 
     a. Model Pembelajaran Kontekstual 
     Pada pembelajaran Kontekstual ini menekankan pada keterkaitan antara materi pelajaran dengan kehidupan dunia nyata dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari. pengetahuan dan keterampilan siswa diperoleh dari usaha siswa dari mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan keterampilan baru ketika ia belajar.
        dalam Model Pembelajaran Kontekstual Penugasan guru akan materi dan pemahaman mereka dalam memilih metode yang tepat untuk materi tersebut akan sangat menentukan keberhasilan pencapaian tujuan pembelajaran, salah satunya metode yang saat ini dianggap tepat adalah kontekstual, misalnya siswa akan belajar dengan baik jika apa yang dipelajari terkait dengan kegiatan atau peristiwa yang akan terjadi disekelilingnya, pembelajaran ini menekankan pada daya fikir yang Tinggi.
       dari uraian mengenai Model Pembelajaran Kontekstual tersebut perlu kita ketahui Model pembelajaran ini menekankan kepada proses keterlibatan langsung siswa untuk menemukan materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata artinya siswa dituntut untuk dapat menangkap hubungan antara pengalaman belajar disekolah dengan kehidupan nyata.

  b. Model Pembelajaran Kolaboratif 
         pada pembelajaran Kolaboratif/Kolaborasi ini menekankan kepada kerja sama antar siswa didalam sebuah kelompok kecil untuk mencapai tujuan yang sama. dan didalam model ini siswa bekerja sama  menyelesaikan masalah yang sama dan bukan secara individual menyelesaikan bagian-bagian yang terpisah dari masalah tersebut dengan demikian selama berkolaborasi siswa bekerjasama membangun pemahaman dan konsep yang sama menyelesaikan setiap bagian dari masalah atau tugas tersebut.
    pendekatan Kolaboratif dipandang sebagai proses membangun dan mempertahankan konsepsi yang sama tentang suatu masalah, dalam hal ini pembelajaran kolaboratif menjadi efisien karena kelompok belajar dituntut untuk belajar secara interaktif .
       Dan berdasarkan Kedua Model tersebut yaitu Model Pembelajaran Kontekstual dan Model Pembelajaran Kolaboratif dua-duanya sama pentingnya dan bisa diterapkan oleh guru tergantung kepada kebutuhannya masing-masing tetapi jangan lupa kepada tingkat kemampuan dan pemahaman siswa didalam mengikuti dan memahami proses pem-belajaran agar tidak terjadi kesalah pahaman atau misconsepsi dan Misunderstand. 

      Adapun pertanyaan Untuk artikel diatas adalah :
   1). Pada Model Pembelajaran Kontekstual ini menekankan keterkaitan antara materi  dengan kehidupan nyata, yang ingin saya tanyakan dan pahami bagaimana mengaitkan hal tersebut didalam Proses Pembelajaran ?
    2). Didalam Model Pembelajaran Kolaboratif terdapat keterkaitan antara materi dengan kehidupan nyata, yang ingin saya tanyakan bagaimana mengaitkan didalam proses Pembelajaran ?
  3) Bagaimana ketika didalam sebuah pembelajaran kita menemukan kedua model Pembelajaran tersebut saling bersingungan atau beririsan, bagaimana menerapkannnya didalam proses pembelajaran ?
     
    

9 komentar:

  1. 1. Terimakasih atas ulasannya, menurut saya untuk mengaitkan model pembelajaran kontekstual didalam proses pembelajaran bisa dilihat dari langkah-langkah pembelajaran kontekstual yaitu :
    a. Kembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, menemukan sendiri dan mengkonstruksikan sendiri pengetahuan dan keterampilan barunya.
    b. Laksanakan sejauh mungkin kegiatan inkuiri untuk semua topik.
    c. Kembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya.
    d. Ciptakan masyarakat belajar (belajar dalam kelompok-kelompok)
    e. Hadirkan model sebagai contoh pembelajaran.
    f. Lakukan refleksi di akhir penemuan.
    g. Lakukan penilaian yang sebenarnya dengan berbagai cara

    Sedikit menambahkan di artikelnya mungkin bisa ditambahkan dengan kekurangan dan kelebihan pembelajaran kolaboratif dan kontekstual. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. okek kak tiara trimakasih ats jawabannya dan syarannya

      Hapus
  2. Assalamulaikum wr wb
    baik disini saya ini menambahkan dan menanyakan Disini model pembelajaran Kontekstual itu ada dengan Pendekatan Tradisional dan Kontekstual.
    Kontekstual
    · Menyandarkan pada pemahaman makna.
    · Pemilihan informasi berdasarkan kebutuhan siswa.
    · Siswa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.
    · Pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata/masalah yang disimulasikan.
    · Selalu mengkaitkan informasi dengan pengetahuan yang telah dimiliki siswa.
    · Cenderung mengintegrasikan beberapa bidang.
    · Siswa menggunakan waktu belajarnya untuk menemukan, menggali, berdiskusi, berpikir kritis, atau mengerjakan proyek dan pemecahan masalah (melalui kerja kelompok).
    · Perilaku dibangun atas kesadaran diri. Keterampilan dikembangkan atas dasar pemahaman

    Tradisional

    · Menyandarkan pada hapalan
    · Pemilihan informasi lebih banyak ditentukan oleh guru.
    · Siswa secara pasif menerima informasi, khususnya dari guru.
    · Pembelajaran sangat abstrak dan teoritis, tidak bersandar pada realitas kehidupan.
    · Memberikan tumpukan informasi kepada siswa sampai saatnya diperlukan.
    · Cenderung terfokus pada satu bidang (disiplin) tertentu.
    · Waktu belajar siswa sebagian besar dipergunakan untuk mengerjakan buku tugas, mendengar ceramah, dan mengisi latihan (kerja individual).
    · Perilaku dibangun atas kebiasaan.
    · Keterampilan dikembangkan atas dasar latihan.

    dan disini saya ingin menanyakan kan bagai mana penerapan Model Pembelajaran Kolaboratif supaya siswa bisa menerima model pembelajaran ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. baiklah trimakasih saya akan mencoba menjawab, bagaimana penerapan model kolaboratif tersebut supaya siswa bisa menerima model pembelajaran tersebut, perlu diperhatikan bahwa Pembelajaran kolaboratif adalah suatu aktifitas pembelajaran dimana siswa terlibat dalam kerja tim untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Dalam aktifitas pembelajaran tersebut terdapat elemen-elemen yang merupakan ciri pokok pembelajaran kolaborasi, meliputi: adanya saling ketergantungan yang positif, akuntabilitas individual, memajukan interaksi tatap muka, penggunaan ketrampilan kolaborasi yang sesuai dan adanya proses kelompok. nah dengan adanya kerja kelompok tersebut siswa akan lebih senang sehingga siswa bisa dengan senang hati untuk belajar sehingga dengan hati yg tenang dan gembira siswa bisa menerima model tersebut secara tidak langsung

      Hapus
  3. Assalamualaikum wr, wb
    saya ingin menjawab pertanyaan nomor satu, Pada Model Pembelajaran Kontekstual ini menekankan keterkaitan antara materi dengan kehidupan nyata, yang ingin saya tanyakan dan pahami bagaimana mengaitkan hal tersebut didalam Proses Pembelajaran ?
    menurut pendapat saya adapun contohnya yaitu dimana pada mata pelajaran struktur tumbuhan itu bisa dikaitkan dengan memberi arahan kepada siswa untuk mengaitkan dengan lingkungan sekitar rumahnya, ada tumbuhan dimana tumbuhan tersebut memilik struktur yaitu akar, batang, daun . sehingga memudahkan siswa untuk memahami materi karena dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari..

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh
    Saya akan menjawab pertanyaan no 2.
    Didalam Model Pembelajaran Kolaboratif terdapat keterkaitan antara materi dengan kehidupan nyata, yang ingin saya tanyakan bagaimana mengaitkan didalam proses Pembelajaran? Mislanya dalam mata pelajaran biologi, ada materi mengenai ekosistem. Maka guru mengajak langsung peserta didik ke lapangan sekolah. Dan peserta didik dapat melihat langsung komponen dalam ekosistem sekolah tersebut. Guru Meminta siswa secara berkelompok membuat plot dengan ukuran tertentu. Di dalam plot tersebut akan terdapat komponen biotik dan abiotik yang merupakan sebuah ekosistem . Sehingga siswa dapat lebih mudah memahami konsep ekosistem tersebut.
    Waalaikumsallam

    BalasHapus
  5. 3. Terima kasih atas ulasan yang telah diberikan. Menurut saya menerapkan 2 model pembelajaran didalam proses pembelajaran bisa saja dilakukan dengan mempersiapkan pembelajaran sebaik mungkin. Ketika dalam model pembelajaran kontekstual ada materi yang bisa diimplementasikan dengan model kolaboratif maka pembelajaran akan semakin menyenangkan bagi siswa. Pada masing-masing model pembelajaran memiliki langkah-langkah yang berbeda namun saling berikatan satu sama lain. Pada langkah inilah kemampuan guru untuk memadukan kedua model tersebut. Bisa dengan menggunakan pola atau sistem pada model keterpaduan .

    BalasHapus
  6. Menanggapi soal no 3.

    Biasanya, guru hanya menggunakan 1 model saja di dalam proses pembelajaran, tyetapi akan di terapkan beberapa starategi, metode dan pendekatan di dalam model tsb. Seperti yang kita pada rpp, hanya ada 1 model saja untuk satu materi pelajaran.

    BalasHapus

Efektivitas Model Pembelajaran Quantum dalam pembelajaran Sains

Efektivitas Model Pembelajaran Quantum  dalam Pembelajaran Sains     Pembelajaran Quantum merupakan istilah yang merupakan terjemah...